PERAN GURU DAN PESERTA DIDIK

DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH MENGGUNAKAN MEDIA BARCODE

Oleh: Endang Setyoningsih,S.Pd

 SMA Negeri 10 Malang

ninkendang66@endangsetyoningsih

ABSTRAK

Masa pandemi covid 19  tidak mengurangi peran guru sebagai pendidik maupun sebagai pengajar.  Pembelajaran pada umumya dilaksanakan secara langsung atau melalui tatap muka di kelas,  namun  dengan adanya pandemi covid 19 merubah aktivitas pendidikan yang sebelumnya terbiasa dengan pembelajaran tatap muka langsung, harus beradaptasi dengan model pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh untuk mata pelajaran sejarah dapat dilakukan secara daring maupun luring. Pada pembelajaran jarak jauh dengan cara daring guru harus menyiapkan aplikasi-aplikasi yang di gunakan pada saat pembelajaran. Aplikasi yang di tetapkan guru  pada artikel ini berupa  Google classroom, WatshAap Group,Google Slide , Google form (untuk evaluasi ) dan menginstal Barcode Gerator untuk membuat media pembelajaran. Peserta didik juga harus dipersiapkan dalam kegiatan pembelajaran daring yaitu menginstal HP nya dengan aplikasi QR Barcode dan Google Slide . Dalam pembelajaran daring guru tetap melakukan perencana pembelajaran yang tidak jauh berbeda dengan pembelajaran tatap muka.

PENGANTAR

Pembelajaran merupakan proses komunikasi multi arah yaitu komunikasi antara peserta didik degan guru, peserta didik dengan peserta didik, serta peserta didik dengan kelompok lainnya. Kegiatan mengajar merupakan aktivitas guru  sebagai pendidik, sedangkan belajar merupakan aktivitas yang  dilakukan oleh peserta didik atau siswa. Pada umumnya pembelajaran dilaksanakan secara langsung atau melalui tatap muka di kelas,  namun  dengan adanya pandemi covid 19 merubah aktivitas pendidikan yang sebelumnya terbiasa dengan pembelajaran tatap muka langsung, harus beradaptasi dengan model pembelajaran digital. Pembelajaran digital sering juga di kenal dengan istilah pembelajaran daring (dalam jaringan). Ada dua macam model pembelajaran daring yaitu pembelajaran yang menggunakan model sinkron dan a sinkron.

Pembelajaran daring model sinkron guru dan peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran pada waktu yang bersamaan, sehingga dilakukan secara langsung interaktif seperti menggunakan aplikasi  Zoom, Google Meet, Wibex. Pembelajaran daring  yang a sinkron guru dan dan peserta didik tidak harus melakukan kegiatan pembelajaraan pada waktu yang bersamaan. Model ini dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi Learning Manajemen System (LMS)  seperti google classroom, google slide, padlet, telegram, whatsAapp group dan lain sebagainya.  Pemerintah maupun pihak swasta juga menyiapkan fasilitas untuk pembelajaran daring antara lain Rumah Belajar, Ruang Guru, Zenius dan lain sebagainya.

Dalam Undang-Undang Guru (pasal 1 ayat 1) dinyatakan bahwa: Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. (Selviana Gode 2017)

Pada laman yukbelajar.id (2019) dijelaskan tujuh (7 ) peran dan tugas guru dalam Pendidikan yaitu.

  1. Guru sebagai pendidik

Sebagai seorang pendidik guru memiliki tugas untuk mengembangkan kepribadian dan membina budi pekerti serta memberikan pengarahan kepada siswa agar menjadi seorang anak yang berbudi luhur.

  • Guru sebagai pengajar

Mengajar yaitu memberikan ilmu pengetahuan kepada siswa, melatih keterampilan, memberikan pedoman, bimbingan, merancang pengajaran, melaksanakan pembelajaran dan menilai aktivitas pembelajaran.

  • Guru sebagai fasilitator

Tugas utama guru sebagai fasilitator adalah memotivasi siswa, menyediakan bahan pembelajaran, mendorong siswa untuk mencari bahan ajar, membimbing siswa dalam proses pembelajaran dan menggunakan ganjaran hukuman sebagai alat pendidikan.

  • Guru sebagai pelayanan

Pelayanan disini berarti memberikan suatu kenyamanan terhadap siswa dalam belajar.

Tugas guru sebagai pelayanan yaitu menyediakan fasilitas pembelajaran dari sekolah seperti ruangan, meja, kursi, papan tulis, alat peraga dan lainnya serta memberikan layanan sumber belajar agar siswa nyaman dan aman dalam belajar.

  • Guru sebagai perancang

Guru sebagai perancang bertugas untuk menyusun program pengajaran dan pembelajaran sesuai ajaran dalam kurikulum, menyusun rencana mengajar, menentukan strategi atau metode yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar.

  • Guru sebagai pengelola

Dalam perannya sebagai pengelola, guru bertugas untuk melaksanakan adminitrasi kelas seperti mengisi buku presensi siswa, daftar nilai siswa, mengisi raport dan sebagainya.

  • Guru sebagai penilai

Penilaian adalah suatu kegiatan yang dilakukan setelah proses belajar guna untuk memberikan hasil belajar siswa, tugas guru sebagai penilai yaitu menyusun tes dan instrumen penilaian, melaksanakan penilaian terhadap siswa secara objektif, mengadakan pembelajaran remedial dan mengadakan pengayaan dalam pembelajaran.

Selain sebagai pendidik tugas utama guru sebagai pengajar ada tiga ( 3) yaitu :

  1. Merencanakan pembelajaran, guru menyusun rencana pembelajaran yang akan di sampaikan kepada peserta didik terkait kompetensi yang akan di bahas . Rencana pembelajaran yang di susun guru sering di kenal dengan perangkat pembelajaran antara lain menyusun Rincian Pekan Efektif, menyususn program tahunan, menyusun program semester ganjil maupun genap,menyusun Silabus, menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) serta merencanakan evaluasi
  2. Melaksanakan pembelajaran, dalam hal ini guru melaksanakan pembelajaran di dalam kelas,dengan mengaplikasikan apa yang telah di rencanakan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ). Perlu diperhatikan bahwa pola pembelajaran yang direncanakan guru harus relevan dengan tujuan, materi dan metode yang dipilih.
  3. Melaksanakan evaluasi , setelah melaksanakan pembelajaran maka guru melakukan evaluasi yang bertujuan mengetahui sejauh mana tingkat kemampuan peserta didiknya dalam memahami materi yang telah diberikan oleh guru dalam kegiatan proses belajar mengajar. Evaluasi yang dilakukan guru bisa berupa evaluasi proses pembelajaran atau pun hasil belajar. Evaluasi proses belajar dapat dilakukan melalui portofolio yang menggambarkan upaya peserta didik dalam memahami materi pelajaran atau pun proses latihan menguasai suatu keterampilan. Di samping itu, evaluasi juga dapat dilakukan secara lisan maupun tulisan, dapat dilakukan sebelum, pada saat, dan setelah proses pembelajaran (asikbelajar.com: 2017).

Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia sejak Maret 2020 berdampak terhadap berbagai bidang kehidupan, diantaranya pada bidang pendidikan. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) baik secara daring (dalam jaringan/online) dan luring (luar jaringan/offline), menjadi andalan bagi pemerintah untuk tetap memberikan layanan pendidikan sampai dengan akhir tahun pelajaran 2019-2020 (Masyud:2020). Guru sebagai motor dalam pembelajaran dituntut kreatif dalam memberikan materi Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ )  sehingga murid tak hanya mengerjakan tugas akademis, melainkan juga melakukan kegiatan menyenangkan agar keinginan belajar para peserta didik  tetap tinggi. Namun, memberikan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara kreatif sehingga menyenangkan peserta didik tentu bukan perkara mudah bagi sebagian guru. Langkah pemerintah untuk membantu guru melakukan pembelajaran jarak jauh dengan mengeluarkan paduan pembelajaran jarak jauh disituasi wabah Virus Corona dengan Cara Pembelajaran 5M (Ayunda Pininta Kasih:  2020).

Artikel ini akan memaparkan peran guru dalam pembelajaran jarak jauh. Fokus utama pada perancangan kegiatan pembelajaran, penyiapan media, pelaksanaan kegiatan  pembelajaran dan evaluasi pembelajarannya.

MATERI

Peran Guru dan Peserta didk dalam pembelajaran Jarak Jauh

 Pada pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tugas utama guru tidak berbeda dengan pembelajaran tatap muka langsung. Seorang guru tetap harus membuat perencanaan pembelajaran sebelum melaksanakan tugas mengajar. Adapun langkah-langkah yang dilakukan guru adalah sebagai berikut.

  1. Merancang Pembelajaran

Pada kegiatan merancang pembelajaran ,  Seorang guru wajib mempersiapkan hal-hal berikut:

Gambar 1 : Alur persiapan pembelajaran

Berdasarkan bagan di atas ada enam (6) langkah yang harus di siapkan guru sebelum pelaksanaan pembelajaran yaitu  menyusun Rencana Pekan Efektif ( RPE), menyusun Program Tahunan ( PROTA) , menyusun Program Semester (PROMES), menyusun Silabus, menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) secara daring dan merancang kegiatan Evaluasi secara daring.  Pada bagan tersebut ada sedikit perbedaan rancangan yang di susun guru untuk pembelajaran langsung melalui tatap muka dengan pembelajaran jarak jauh, perbedaan itu terletak pada ketika menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ), pada rancangan pembelajaran jarak jauh guru menetapkan  pembelajaran dilakukan secara daring artinya guru harus menyiapkan aplikasi-aplikasi yang di gunakan pada saat pembelajaran. Aplikasi yang di tetapkan guru dapat berupa  Google classroom, WatshAap Group,Google Slide dan lain sebagainya. Pada rancangan kegiatan evaluasi guru juga merencanakan evaluasi dilakukan secara daring, maka gurupun harus menyiapkan aplikasi yang di gunakan dalam pelaksanaan evaluasi tersebut misalnya menggunakan google form. Selanjutnya guru juga menentukan media yang digunakan misalnya menggunakan  media Barcode. Kemudian langkah yang dilakukan guru sebagai berikut :

Gambar 2 : Alur perencanaan pembelajaran Daring

Langkah-langkah yang harus dilakukan guru dalam mempersiapkan pembelajaran secara daring sebagai berikut :

  1. Membentuk Google classroom sejumlah kelas yang diajar
  2. Mempersipkan presensi dengan menggunakan aplikasi google classroom.
  3. Menyiapkan materi dan menentukan media yang digunakan ( misalnya menggunakan Media Barcode )
  4. Mengunggah materi, termasuk evaluasi ke google classroom dan mengirim kode Google classroom melalui whatsAspp group
  5. Melaksakan evaluasi secara daring

Langkah -langkah pembuatan media Barcode :

Gambar 3 : Langkah-langkah membuat media Barcode

Langkah -langkah yang dilakukan guru untuk membuat media Barcode sebagai berikut :

  1. Menginstal Barcode Generator di HP android
  2. Membuat Rincian tugas
  3. Memasukan rincian tugas kelompok dalam Barcode generator
  4. Membuat Barcode pembagian kelompok
  5. Memasukan Link materi dalam Barcode
  6. Melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media Barcode

2. Melaksanakan Pembelajaran

            Setelah merancang kegiatan pembelajaran, kegiatan yang harus dilakukan guru dan peserta didi  berikutnya adalah melaksanakan pembelajaran secara daring. Kegiatan yang harus dilakukan guru sebagai berikut : Guru mengunggah PPT pada Google Classroom , PPT tersebut memuat :

  1. kompetensi Dasar pengetahuan 3.4 kelas XI ( Memahami Hasil-hasil dan Nilai-nilai budaya masyarakat praaksara dan pengaruhnya pada lingkungan masyarakat terdekat )  semester kelas XI semester satu) dan kompetensi keterampilan 4.4 (Menyajikan hasil-hasil dan nilai-nilai budaya masyarakat praaksara Indonesia dan pengaruhnya dalam kehidupan lingkungan terdekat dalam bentuk tulisan )serta cakupan materi yang akan di bahas
    1. Menyampaikan Indikator Pencapaian Kompetensi ( IPK}
    1. Bagan materi yang berfungsi sebagai stimulus
    1. Langkah-langkah pembelajaran yang harus di ikuti oleh peserta didik
    1. Menyiapkan barcode pembagian kelompok
    1. Menyiapkan barcode tugas kelompok
    1. Menyiapkan link materi yang bisa digunakan peserta didik sebagai sumber belajar
    1. Membagikan link google slide untuk pengerjaan tugas kelompok
    1. Melaksanakan pembelajaran secara daring.
    1.  Pelaksanaan tugas kelompok menggunakan google slide  dengan langkah-langkah sebagai berikut
    1. Bagi link google slide kepada masing-masing kelompok
    1. Guru mengundang peserta didik pada pembelajaran daring  (sinkron)  guru melakukan share screen PPT Google Slide masing masing kelompok
    1. Peserta didik join melalui HP masing-masing

Aktivitas peserta didik

Gambar 4 :  Langkah-langkah pembelajaran peserta didik/siswa

Langkah-langkah yang dilakukan oleh peserta didik dalam pembelajaran

  1. Menginstal QR Barcode dan Google slide pada HP masing-masing peserta didik
  2. Membuka Barcode pembagian kelompok
  3. Membuka Barcode tugas Kelompok
  4. Membuka Barcode link materi sebagai salah satu sumber belajar
  5. Berkelompok untuk menyelesaikan tugas kelompok dengan menggunakan google slide
  6. Menyerahkan tugas- tugas kelompok pada guru

3. Melaksanakan Evaluasi

  1. Penugasan Individu  ( mengambil nilai keterampilan )

Peserta didik diberi tugas untuk membuat kliping digital terkait materi hasil-hasil budaya masyarakat Praaksara

  • Pelaksanaan Tes ( tes Tulis ) dengan menggunakan google form

Langkah-langkah membuat soal :

  • Drive terbuka –klik tambah- klik lainnya klik google formulir
  • Formulir tanpa judul di ganti nama/ judul Ulangan harian
  • Klik tanda tambah untuk membuat pertanyaan sebagai indentitas awal
  • Klik tanda  = untuk membuat bagian soal.
  • Klik tambah tulis pertanyaan dan opotionnya
  • Buka setelan , pilih umum beri tanda 1 kali menjawab 

Buka bagian presentasi klik peserta didik hanya bisa menjawab satu kali  

Beri tanda centang untuk mengacak soal

Klik kuis – jadikan sebagai kuis – klik lagi peserta didik bisa  melihat scor

Klik selesai.

  • Klik tanda kirim
  • Klik tanda rantai
  • Keluar link – perpendek link dengan  dengan cara klik perpendek
  • Copy link – cari tempat/ kirim langsung ke wa siswa
  • Selesai
  • Ingin melihat hasil – tekan tanda pena klik responden/ tanggapan
  • Klik  titik 3 klik download

KESIMPULAN

  1. Pembelajaran jarak jauh dapat dilaksanakan dua (2) cara yaitu secara daring dan secara luring. Ada dua macam model pembelajaran daring yaitu pembelajaran yang menggunakan model sinkron dan a sinkron
  2. Pembelajaran jarak jauh dengan cara luring, dilakukan apabila ada kendala jaringan internet, kondisi peserta didik yang tidak memiliki gawai dan factor-faktor lain yang tidak mendukung pelaksanaan secara daring.
  3. Apapun kondisinya pembelajaran harus tetap terlaksana, peserta didik tetap harus memperoleh pelayanan pendidikan yang maksimal, agar melahirkan generasi-generasi emas yang akan mengawal kelangsungan bangsa ini.

Daftar Rujukan

Asikbelajar.com, 2017 Artikel 3 Tugas Guru Dalam pembelajaran diakses dari  https://www.asikbelajar.com/3-tugas-guru-dalam-pembelajaran/ tanggal 6 Oktober 2017.

Gode,Silveana. 2017 Makalah Peranan Guru Sebagai Pendidik, pembimbing dan Pengajar https://selvianagode.wordpress.com/2017/03/21/peranan-guru-sebagai-pendidik-pembimbing-dan-pengaja tanggal 21 Maret 2017.

Kasih, Pininta Ayunda ,2020 Artikel  Panduan Pembelajaran jarak Jauh diakses dari  https://edukasi.kompas.com/read/2020/03/23/175105071/guru-ini-panduan-mengajar-jarak-jauh-dari-sekolah-lawan-corona?page=all tanggal 23 Maret 2020

Masyud,2020 Artikel PJJ dan Masa Depan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid 19 diakses dari https://www.harianbhirawa.co.id/pjj-dan-masa-depan-pendidikan-di-tengah-pandemi-covid-19/tanggal 2 Agustus 2020.

Yukbelajar.  2019 Artikel Peran dan Tugas Utama  Guru dalam Pendidikan diakses dari  https://www.yukbelajar.id/7-peran-dan-tugas-guru-di-dalam-sekolah/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: